Kamis, 29 September 2011

Biografi Slamet Bratanata

Slamet Bratanata (lahir 1928 - meninggal di Jakarta, 12 Juni 1992) adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Ampera I pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Ia juga ikut menandatangani Petisi 50 pada tahun 1980.

Pendidikan

Slamet Bratanata menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung pada tahun 1954.

Tidak banyak sejarah tentang beliau yang dimuat oleh media, namun sebuah artikel asing yang ditulis oleh New York Times berikut mungkin dapat memberikan gambaran kepada anda bagaimana sosok beliau.

Slamet Bratanata, a former Indonesian Cabinet Minister who became a leading opposition spokesman against President Suharto, died today. He was 64 years old. He had suffered from a brain tumor. Mr. Bratanata was a spokesman for Petition of 50, the country's most visible opposition group, and wrote newspaper editorials that often were harshly critical of the Government. Petition of 50 was formed in 1980 when 50 prominent Indonesians, including retired military officers, former Cabinet members and academics, signed a statement of concern about the direction they felt the Government was taking. For the last 12 years it has been a major voice of opposition to President Suharto's 26-year-old rule. Mr. Bratanata is survived by his wife, Ida Muliati, four children and a grandchild.anya itu sejarah tentang beliau yang dapat saya berikan, bahkan foto diri beliau pun sayangnya tidak dapat saya temui baik dari buku maupun dari media Online.

Postingan Ini Dilindungi HAK Cipta, Dan menggunakan Anti Block Dan Copy dengan CSS3 (Belum bisa ditembus seperti Anti Copy Javascript) untuk menghindari Penjiplakan, Untuk Itu jika anda membutuhkan isi dari postingan ini untuk keperluan pembelajaran, anda dapat mengirimkan E-Mail ke djnand.dj@gmail.com

Toko Buku Online Belbuk.com