Rabu, 04 Agustus 2010

Kembali Blogging Setelah Jeda 4 Bulan [Permintaan Maaaf]


Tidak terasa, sudah Empat Bulan lebih saya tidak pernah update postingan ataupun Blogwalking ke Blog Sahabat semua …. Ini dikarenakan kesibukan offline saya di dunia nyata….Dan karena tidak punya cukup waktu untuk Blogging, akhirnya untuk sementara Blog ini harus rela terbengkalai. Untuk itu dipostingan kali ini, saya mau minta maaf kepada para pengunjung Blog ini terutama para netter yang masih setia Berkunjung ke Blog ini dari Search Engine. Maaf klo sampai saat ini beberapa ReQuest postingan tentang sejarah belum dapat saya penuhi, dan saya sendiri ga tau kapan bisa saya penuhi…..tapi tetap saya usahakan untuk saya penuhi.


Dan Untuk Sahabat Blogger semua, saya juga minta maaf klo ga pernah Blogwalking kaya dulu lagi ke Blog anda. Bukannya ga mau, tapi bener-bener karena saya ga bisa. Saya sendiri juga sempet sedih saat pertama kali Ng’liat Blog ini ternyata Alexa Ranknya sudah di angka 4 Juta-an, padahal sekitar 4 bulan yang lalu Alexa Rank blog ini sempat mencapai angka 500.000 Huh……ternyata udah terlalu lama ga diurus hhe……….

Dan saya cukup bahagia udah bisa kembali Ng’liat Blog ini hhe……….dan saya harap saya masih bisa kembali Update Blog ini, ya paling nggak seminggu sekali aja hhe…….

Pokoknya untuk semua pengunjung Blog ini saya minta maaf ……….Dan untuk semua netter yang berbaik hati mengirimkan tulisan sejarah untuk di publish di Blog ini saya ucapkan terima kasih, dan satu-persatu pasti saya Publish.....

Have A Nice Day All…………….



continue reading Kembali Blogging Setelah Jeda 4 Bulan [Permintaan Maaaf]

Faktor Ekstern Lahirnya nasionalisme Di Indonesia


Lahir dan berkembangnya nasionalisme di Indonesia juga didorong oleh faktor-faktor ekstern(dari luar), antara lain berikut ini:

  1. Kemenangan Jepang Terhadap Rusia(1904-1905)


Kemenangan Jepang dalam perang Rusia-Jepang(1904-1905) telah berhasil mengguncangkan dunia. Bangsa kulit putih yang selama berabad-abad dianggap superior ternyata dapat dikalahkan oleh bangsa kulit berwarna. Kemenangan Jepang tersebut berhasil menggugah kesadaran bangsa-bangsa Asia dan Afrika untuk melawan penjajahan bangsa-bangsa kulit putih.


  1. Kebangkitan nasionalisme negara-negara Asia-Afrika


Kebangkitan nasional bangsa-bangsa Asia-Afrika memberikan dorongan yang kuat bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan penindasan pemerintahan kolonial. Beberapa bangsa yang telah terlebih dahulu berjuang menentang dominasi bangsa barat sehingga mendorong lahirnya nasionalisme Indonesia adalah sebagai berikut.


  1. Nasionalisme Turki dengan tokohnya Mustofa Kemal Pasha yang berhasil membangkitkan negrinya menjadi bangsa yang modern

  2. Pemberontakan Boxer di China(1899) melawan kesewenang-wenangan bangsa barat.

  3. Pemberontakan rakyat Filipina terhadap penjajahan Spanyol.

  4. Revolusi Tiongkok(1911) dan pembentukan partai Kuomintang oleh Sun Yat Sen yang berhasil menjadikan Cina sebagai negara merdeka pada tahun 1912.

  5. Kebangkitan Nasionalisme India dan munculnya tokoh karismatik, Mahatma gandhi.


  1. Masuknya paham-paham baru


Paham-paham baru seperti liberalisme, demokrasi, dan nasionalisme muncul setelah terjadi Revolusi Amerika dan Revolusi Prancis. Hubungan antara Asia dan Eropa menyebabkan paham-paham itu menyebar dari Eropa ke Asia, termasuk ke Indonesia. Pembukaan Terusan Suez menjadikan hubungan Asia-Eropa semakin Intensif. Paham-paham baru tersebut membangkitkan semangat nasionalisme bangsa-bangsa Asia, termasuk Indonesia.



continue reading Faktor Ekstern Lahirnya nasionalisme Di Indonesia

Faktor Intern Lahirnya nasionalisme Di Indonesia


Faktor-faktor intern(dari dalam) yang menyebabkan lahir dan berkembangnya nasionalisme di Indonesia adalah sebagai Berikut:

  1. Kejayaan Bangsa Indonesia sebelum kedatangan bangsa barat.


Sebelum kedatanagn bangsa barat, di wilayah nusantara sudah berdiri kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya, Mataram, dan Majapahit. Kejayaan masa lampau itu menjadi sumber inspirasi untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan.


  1. Penderitaan rakyat akibat politik Drainage(pengerukan kekayaan)


Pengerukan kekayaan dilakukan oleh pemerintah kolonial antara lain dengan cara menarik pajak yang tinggi kepada rakyat pribumi. Politik Drainage itu mencapai puncaknya ketika diterapkan sistem tanam paksa(Culturstelsel) yang dilanjutkan dengan sistem ekonomi liberal.


  1. Adanya Diskriminasi Sosial


Diskriminasi merupakan hal menonjol yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda dalam kehidupan sosial pada awal abad ke-20. dalam bidang pemerintahan, tidak semua jabatan tersedia bagi kaum pribumi. Walaupun dengan pendidikan dan keahlian yang sama, orang pribumi harus men duduki jabatan yang lebih rendah dari pada jabatan yang dipegang oleh orang Belanda. Pada jabatan yang sama, gaji orang pribumi lebih kecil dibandingkan dengan orang Belanda.


  1. Munculnya Golongan Terpelajar


Pada awal abad ke-20, pendidikan mendapatkan perhatian yang lebih baik dari pemerintah kolonial. Hal itu sejalan dengan diterapkannya politik etis. Namun, hanya sebagian kecil anak-anak Indonesia yang mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pendidikan di sekolah-sekolah modern. Melalui penguasaan bahasa asing yang diajarkan disekolah-sekolah modern itu, mereka dapat mempelajari berbagai ide-ide dan paham-paham baru yang berkembang di barat, seperti ide tentang Hak Asasi Manusia(Human Right), liberalisme, nasionalisme, dan demokrasi.



continue reading Faktor Intern Lahirnya nasionalisme Di Indonesia

Pengertian Nasionalisme


Setelah di kategori sebelumnya, saya sudah sedikit banyak membahas tentang masa Pendudukan Jepang Di Indonesia di postingan kali ini saya akan melanjutkan pembahasan kelahiran dan bangkitnya nasionalisme di Indonesia.

Saya akan mulai dari Faktor Pendorong lahirnya Nasionalisme Indonesia.

Kata nasionalisme berasal dari kata nation(bahasa Inggris) yang berarti bangsa. Dalam bahasa latin kata nation berarti kelahiran kembali, suku kemudian bangsa. Bangsa adalah sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu dan memiliki hasrat dan kemauan bersama untuk bersatu karena adanya persamaan nasib, cita-cita, kepentingan, dan tujuan yang sama. Kata nasionalisme dapat diartikan sebagai semangat kebangsaan atau perasaan kebangsaan, yaitu semangat cinta atau perasaan cinta terhadap bangsa dan tanah air. Menurut Hans Kohn, nasionalisme adalah suatu paham yang menempatkan kesetiaan tertinggi individu harus diserahkan kepada bangsa dan Negara.

Sementara itu, bangkitnya nasionalisme di Indonesia didorong oleh 2 Faktor, yaitu Faktor Intern dan Faktor Ekstern yang akan saya bahas pada postingan selanjutnya…………

Tetap Lestarikan Sejarah Bangsa Kita……………



continue reading Pengertian Nasionalisme