Minggu, 07 November 2010

Pembentukan Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan POlitik Kebangsaan Indonesia (PPPKI)


Dikalangan pemimpin pergerakan nasional muncul gagasan untuk membentuk gabungan(fusi) dari partai-partai politik yang ada. Tujuannya untuk memperkuat dan mempersatukan tindakan-tindakan dalam menghadapi pemerintah kolonial. Usaha itu dirintis oleh Sarekat Islam, Muhammadiyah, Jong Islamiten Bond, Pasundan, Persatuan Minahasa, Sarekat Ambon, Dan Sarekat Madura. Pada bulan Sepetember 1926 berhasil dibentuk Komite Persatuan Indonesia. Akan tetapi, usaha tersebut tidak berhasil dengan baik sehingga tidak satupun organisasi gabungan (Fusi) yang dihasilkan.

Kegagalan Membentuk fusi tidak mengundurkan semangat parta-partai politik untuk bersatu. Setahun kemudian, updaya tersebut dilakukan lagi. Kali ini diprakarsai oleh PNI. Upaya PNI itu ternyata membawa hasil. Pada Tanggal 17-18 Desember 1927 diadakan sidang di Bandung yang dihadiri oleh wakil-wakil dari PNI, Algemeence Studieclub, PSI(Partai SArekat Islam), Boedi Oetomo, Pasundan, Sarekat Sumatra, Kaum Betawi, Dan Indisnesische Studieclub. Sidang tersebut memutuskan untuk membentuk Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan POlitik Kebangsaan Indonesia (PPPKI).

*New Versions History From Sejarah Bangsa Kita


Toko Buku Online Belbuk.com